Lepas Gaji Rp 400 Juta Demi Jadi Dirjen Imigrasi, Apa yang Dicari Silmy Karim?

Lepas Gaji Rp 400 Juta Demi Jadi Dirjen Imigrasi, Apa yang Dicari Silmy Karim?

Silmy Karim banting setir. Dari Direktur Utama Krakatau Steel, ia kini menjabat Dirjen Imigrasi.

Ia meninggalkan posisi pucuk pimpinan BUMN ketika terpilih menjadi eselon I di Kementerian Hukum dan HAM. Tidak hanya posisi yang dia tinggalkan, tetapi juga gaji yang nilainya hampir 10 kali lipat dengan yang diterimanya saat ini.

Sebagai Dirut Krakatau Steel, gaji dan tunjangannya hampir mencapai Rp 400 juta. Sementara sebagai Dirjen Imigrasi, pendapatannya tersebut sekitar Rp 40 juta.

Kenapa Silmy Karim berani meninggalkan hal tersebut?

“Enggak semuanya harus diukur dengan uang. Rezeki, saya rasa, bukan hanya materi. Kesehatan juga rezeki kan,” kata Silmy dalam wawancara dengan kumparan, Senin (30/1).

“Kalau saya, lebih senang dengan challenge-nya. Uang itu penting, tetapi uang kan enggak bisa beli segalanya,” sambungnya.

Silmy mengaku mendapatkan tantangan baru dengan jabatannya selaku Dirjen Imigrasi. Selama ini, kariernya lebih banyak mengurus soal BUMN.

Sebagai Dirjen Imigrasi, Silmy merasa bisa berbuat banyak kepada masyarakat dalam hal pelayanan publik.

“Kalau balik pada tantangan, saya memang pengin berbuat untuk banyak orang. Jadi kalau misalnya apa yang saya lakukan bisa bikin banyak orang happy, senang, itu juga suatu kebahagiaan,” ujarnya.

“Sebenarnya tahu enggak, bahwa kebahagiaan yang paling hakiki itu adalah kita bisa membahagiakan orang lain. Nah itu lah saya rasa filosofi sederhana yang membuat saya tertarik untuk menerima amanah ini,” sambungnya.

Seperti apa cerita Silmy Karim ketika pertama mendapat informasi soal seleksi Dirjen Imigrasi hingga amanah dari Jokowi? Simak wawancaranya secara eksklusif bersama kumparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *