Intip Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Saat IHSG Menguat pada Jumat (3/2)

Intip Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Saat IHSG Menguat pada Jumat (3/2)

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG menguat 21,16 poin atau 0,31% ke level 6.911,73 pada penutupan perdagangan Jumat (3/2).

Sementara dalam sepekan IHSG tercatat menguat 0,18% dibandingkan pada penutupan pekan lalu. Kenaikan IHSG ditopang penguatan enam sektor yang dipimpin sektor teknologi, properti dan real estate serta sektor infrastruktur.

Total volume perdagangan saham di BEI pada Jumat mencapai 22,70 miliar dengan nilai transaksi Rp 10,52 triliun. Ada 241 saham yang menguat, 262 saham yang melemah dan 213 saham yang stagnan.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp 1,25 Triliun, Saham-Saham Ini Banyak Dikoleksi Asing di Akhir Pekan

Investor asing mencatat net buy jumbo sebesar Rp 1,25 triliun di seluruh pasar. Kendati demikian, sejumlah saham ini banyak dilego asing di tengah kenaikan IHSG.

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 176,7 miliar. Saham GOTO ditutup flat di Rp 124 per saham. Total volume perdagangan saham GOTO mencapai 5,19 miliar dengan nilai transaksi Rp 649,0 miliar.

Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) juga banyak dilego asing Rp 21,9 miliar. Saham AKRA ditutup merosot 4,91% ke Rp 1.355 per saham. Total volume perdagangan saham AKRA mencapai 4,8 juta dengan nilai transaksi Rp 66,6 miliar.

 

 

Lalu saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) juga banyak dijual asing Rp 21,8 miliar. Saham BUKA ditutup menguat 1,33% ke Rp 304 per saham. Total volume perdagangan saham BUKA mencapai 405,2 juta dengan nilai transaksi Rp 122,4 miliar.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,18% Dalam Sepekan, Disokong Sentimen The Fed

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Jumat:

1. GOTO Rp 176,7 miliar

2. AKRA Rp 21,9 miliar

3. BUKA Rp 21,8 miliar

4. PGAS Rp 20,6 miliar

5. GIAA Rp 18,7 miliar

6. ARTO Rp 15,0 miliar

7. PTBA Rp 13,5 miliar

8. PNLF Rp 11,3 miliar

9. KLBF Rp 9,6 miliar

10. INCO Rp 9,4 miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *