Kanker Serviks Dapat Dideteksi Lebih Awal, Ini Kata Ahli

Kanker Serviks Dapat Dideteksi Lebih Awal, Ini Kata Ahli

Kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh di sel-sel leher rahim. Kanker ini umumnya berkembang secara perlahan, dan baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki usia lanjut.

Menghadapi kanker yang satu ini justru jangan takut. Sebab, bila dideteksi sejak dini, tentu tidak akan menimbulkan komplikasi yang serius.

Meski tidak perlu takut, tapi jangan diabaikan dan perlu diwaspadai.

Mengenai masalah kanker serviks, simak Parapan dari Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, Prof. DR. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG Subsp. Onk yang Popmama.com rangkum berikut ini.

1. Kanker serviks bisa disembuhkan secara total

(Prof. DR. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG Subsp. Onk)
(Prof. DR. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG Subsp. Onk) Popmama.com/Aflaha Rizal Bahtiar

Meski kanker serviks terdengar cukup bahaya bagi perempuan, tapi kanker ini bisa disembuhkan secara total. Asalkan dideteksi secara dini, dan jangan datang saat sudah memasuki di stadium lanjut.

“Bisa disembuhkan secara total, kecuali kalau datang sudah stadium lanjut. Artinya sehebat apapun rumah sakit maupun institusi pendidikan, kalau datangnya sudah stadium empat tidak ada yang bisa diperbuat,” ungkapnya dalam acara ‘Berani #NgobrolinHPV, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini’, Selasa (31/1/2023), di Fairmont Hotel, Jakarta.

2. Bicara kanker serviks, kanker ini sempat naik di nomor satu di Indonesia

Unsplash/@nci

Menurut dr. Yudi, kanker serviks dulu sempat menjadi kasus nomor satu di Indonesia. Namun sekarang sudah berkurang karena kemampuan screening dan vaksin sudah meningkat.

“Sekarang sudah berkurang karena kemampuan untuk screening dan vaksinasi pada kanker sudah meningkat,” ungkap dr. Yudi Mulyana Hidayat.

3. Banyak perempuan yang terkena kanker serviks datang ke rumah sakit di stadium lanjut

Unsplash/thehalaldesign

Dr. Yudi Mulyana Hidayat mengatakan, sebagian perempuan yang mengalami kanker serviks di stadium lanjut bisa menyebabkan kematian. Hal itu disebabkan karena telat untuk deteksi.

“Seratus wanita yang terkena kanker serviks, lima puluh persennya meninggal. Kenapa? Karena datangnya telat. Padahal ini bisa dicegah dan diobati kalau di stadium awal. Dan itu bisa hilang,” lanjut dr. Yudi.

“Kalau ada yang bilang terkena kanker pasti meninggal, tidak demikian kalau kita bisa lakukan screening dengan baik. Jadi kita perlu aware,” ujarnya lebih lanjut.

4. Jenis kanker serviks

Unsplash/ang10ze

Kanker serviks terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Karsinoma sel skuamosa (KSS): Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker serviks yang paling sering terjadi. KSS bermula di sel skuamosa serviks, yakni sel yang melapisi bagian luar leher rahim.
  • Adenokrasiona: Adenokarsinoma adalah jenis kanker servks yang bermula di sel kelenjar pada saluran leher rahim.

Demikian informasi mengenai kanker serviks. Semoga informasi ini bermanfaat, dan jangan sampai telat buat deteksi ya, Ma.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *